Pasti berubah!!!!!

14/03/09

Trik mengunci folder menggunakan fasilitas bawaan windows

Mungkin anda punya data pribadi di computer anda, dan anda tidak ingin data tersebut dibuka oleh orang lain???????

Untuk hal ini ini anda tak perlu repot-repot lagi mencari software-software pengunci folder. Cukup dengan menggunakan fasilitas bawaan windows saja hal ini sudah bisa kita lakukan. Yakni dengan memanfaatkan izin akses sebuah folder.

Emang sich,..securitynya belum terlalu bagus, tapi masih banyak pengguna computer yang tidak mengetahui fasilitas ini. Jadi Don’t worry……

Caranya ikuti langkah berikut:

1. Buka security folder. Caranya sbb:

Pili menu file/tolls/Folder Options/view/

hilangkan ceklis use simple file sharing


1. Kemudian, klik kanan pada folder yang akan kita kunci, pilih properties/security/. Pada permissison of.....beri ceklist pada “Deny”.

Hal ini bertujuan untuk mengunci izin akses bagi setiap user yang akan membuka folder tersebut. Lakukan proses ceklis ini pada semua “Group or user names” yang ada. Atau sesuai dengan kebutuhan anda!!!!!
















3. kemudian lakukan lagi langkah seperti langkah pertama diatas, tapi sebalilknya beri ceklis lagi pada use simple file sharing agar security pada properties folder tidak lagi dimunculkan.


Seperti gambar samping ini, menu security pada properties file tidak dimunculkan. Hal ini bertujuan agar menu untuk merubah izin akses tadi tidak lagi bisa dibuka.


11/03/09

Menghapus data pada System Volume Information di Windows

Defaultnya pada windows System Volume Information ini dihiddenkan keberadaanya. Nah jika pada menu/tools/folder options diceklis Show Hidden File and Folder pada Tools menu windows maka System Volume Information ini akan muncul bersama dengan file RECYCLER yang bentuknya dihidden.
Untuk penanganan virus, jika kita telah selesai menghapus virus biasanya sisa-sisa dan informasi file-filenya masih tersimpan disini. Untuk itu datanya pada perlu dihapus untuk memastikan virus tersebut bersih total dari computer kita.
Berikut akan kita ungkap beberapa rahasia dari System Volume Information.
A. Menghapus data pada System Volume Information
Langkah pertama yang harus kita lakukan untuk menghapus data yang ada pada System Volume Information adalah:
1. Buka security folder seperti langkah berikut
menu file/ tolls/view/hilang kan ceklis use simple file sharing. Aplly

2. setelah langkah diatas dilakukan, (misalnya anda ingin menghapus data yang ada pada System Volume Information di partisi D)
klik kanan pada System Volume Information /proprties/security/ pilih advanced
Kemudian pilih owner/pilih name user yang ada/ceklist replace owner on …...




















sekarang data yang ada pada System Volume Information sudah dapat dihapus….
(he..he…asyik ya!!!)

01/02/09

Perintah pada CMD (command Prompt)

Untuk informasi lebih spesifik tentang suatu perintah, ketik “HELP nama-perintah” di DOS prompt

  • ASSOC : Menampilkan atau mengubah asosiasi ekstensi file.
  • AT : Menjadwalkan perintah dan program agar berjalan di komputer.
  • ATTRIB : Menampilkan atau mengubah atribut file.
  • BREAK : Mengeset atau menghilangkan pengecekan extended CTRL+C.
  • CACLS : Menampilkan atau mengubah access control lists (ACLs) dai files.
  • CALL : Memanggil sebuah program batch dari program batch yang lain.
  • CD : Menampilkan nama atau mengubah direktori sekarang.
  • CHCP : Menampilkan atau mengubah active code page number.
  • CHDIR : Menampilkan nama atau mengubah direktori sekarang.
  • CHKDSK: Memeriksa sebuah disket/harddisk dan menampilkan laporan status..
  • CHKNTFS :Menampilkan atau mengubah pemeriksaan disket pada saat booting.
  • CLS : Menghapus layar..
  • CMD : Menjalankan interpreter command Windows yang baru.
  • COLOR : Mengubah warna foreground dan background pada command prompt.
  • COMP : Membandingkan isi dari dua atau beberapa file.
  • COMPACT : Menampilkan atau mengubah kompresi file pada partisi NTFS.
  • CONVERT : Mengkonversi FAT ke NTFS. Anda tidak dapat mengkonversi drive yang sedang aktif.
  • COPY : Menyalin satu atau beberapa file ke lokasi lain.
  • DATE : Menampilkan atau mengubah tanggal.
  • DEL : Menghapus satu atau beberapa file.
  • DIR : Menampilkan daftar file dan subdirektori dalam sebuah direktori.
  • DISKCOMP: Membandingkan isi dari dua buah disket.
  • DISKCOPY : Menyalin isi dari satu disket ke disket lain.
  • DOSKEY : Mengedit baris perintah, memanggil kembali perintah Windows, dan membuat macro.
  • ECHO : Menampilkan pesan, atau mengubah command echoing on atau off.
  • ENDLOCAL : Mengakhiri localization dari environment changes in a batch file.
  • ERASE : Menghapus satu atau beberapa fie.
  • EXIT : Keluar dari program CMD.EXE.
  • FC : Membandingkan 2 atau beberapa file, dan Menampilkan perbedaan file-file tersebut.
  • FIND : Mencari string teks dalam sebuah file atau beberapa file.
  • FINDSTR : Mencari string dalam file.
  • FOR : Menjalankan perintah yang spesifik untuk masing-masing file dalam sekumpulan file.
  • FORMAT :Mem-Formats sebuah hardisk/disket untuk digunakan dalam Windows.
  • FTYPE : Menampilkan atau mengubah tipe file yang digunakan dalam asosiasi ekstensi file.
  • GOTO : Mengarahkan Windows command interpreter ke baris yang berlabel dalam sebuah program batch.
  • GRAFTABL : Membolehkan Windows untuk menampilkan sekumpulan karakter extended dalam mode grafik.
  • HELP : Menyediakan informasi Help untuk perintah-perintah Windows.
  • IF : Menjalankan proses kondisi dalam program batch.
  • LABEL : Membuat, mengubah, atau menghapus volume label dari sebuah disket/harddisk.
  • MD : Membuat direktori.
  • MKDIR : Membuat direktori.
  • MODE : Mengkonfigurasi system device.
  • MORE : Menampilkan hasil perlayar..
  • MOVE : Memindahkan satu atau beberapa file dari satu direktori ke direktori yang lain.
  • PATH : Menampilkan ata mengeset search path untuk executable files.
  • PAUSE : Menunda pemrosesan dari sebuah batch file dan Menampilkan pesan.
  • POPD : Mengembalikan nilai sebelumnya dari direktori sekarang yang disimpan oleh PUSH.
  • PRINT : Mencetak file teks.
  • PROMPT: Mengubah command prompt Windows.
  • PUSHD : Menyimpan direktori sekarang kemudian mengubahnya.
  • RD : Menghapus direktori.
  • RECOVER : Mengembalikan informasi yang masih dapat dibaca dari sebuah disket/harddisk yang sudah bad/rusak.
  • REM : Merekam kemontar dalam batch files atau CONFIG.SYS.
  • REN : Mengubah nama file.
  • RENAME: Mengubah nama file.
  • REPLACE: Menggantikan file.
  • RMDIR : Menghapus direktori.
  • SET : Menampilkan, mengatur, atau menghapus Windows environment variables.
  • SETLOCAL : Memulai localization dari environment changes dalam sebuah batch file.
  • SHIFT : Menggeser posisi parameters yang replacable dalam batch files.
  • SORT : Mensortir input.
  • START : Memulai jendela terpisah untuk menjalankan perintah atau program spesifik.
  • SUBST : Meng-asosiasikan sebuah path dengan drive letter.
  • TIME : Menampilkan atau mengatur waktu sistem.
  • TITLE : Mengatur judul jendela untuk sesi CMD.EXE.
  • TREE : Menampilkan secara grafis struktur direktori dari sebuah drivve atau path.
  • TYPE : Menampilkan isi dari sebuah file eks.
  • VER : Menampilkan versi windows.
  • VERIFY : memberitahu Windows untuk mem-verifikasi file anda telah disimpan secara benar dalam harddisk/disket.
  • VOL : Menampilkan nomor serial dan volume label dari sebuah harddisk/disket
  • XCOPY : Menyalin file dan pohon direktori.